Kamis, 14 Juli 2011

Ernas sok jadi Tuhan, Tuhan Tak Pernah Bosan

Hari ini facebook saya mendapat kiriman dari Dr Erianto Anas bukan prof. Erianto Anas. Maaf pada penggemar Ernas, saya sedikit menurunkan status Ernas dari Prof menjadi Dr karena Ernas belum mampu melawan kehebatan CO.CC. Ha ha..............



Saya kaget entri Ernas hari ini dengan judul Penyebab Saya Bosan Menjadi Tuhan. ERrnas berkeluh kesah, ernas muak, ernas putus asa setelah mengaku menjadi tuhan untuk sekian lama. Ernas mulai ketakutan namanya sering dicatut oleh hantu-hantu yang dibuat oleh tuhan ernas sendiri. Ernas semasa menjadi tuhan mengangap hambanya telah menjadi primitif. Wah..wah.... Ini adalah kegagalan kedua Ernas ngaku jadi tuhan. masa iya Ernas yang membuat nafsu, Ernas yang membangun birahi pada semua hambanya sehingga ada hambanya yang ingin jadi nabi seperti Traktor L CO.CC, bahkan ada juga hambanya yang ingin menjadi ratu seperti Ester dan tentu juga banyak hambanya yang hanya pasrah menjadi umat melalui blogernas forum dan blogernas. Setiap hari selalu membaca kitab yang dibangun oleh Ernas sang tuhan dan disebarkan dalam blogernas. Mungkin juga saat karena ernas tuhan juga telah menciptakan setan-setan untuk menyembah atau membrontak padanya, bahkan ernas juga pernah menjadi setan. hi..hi... menakutkan ha...haha, tapi saya tidak takut tuh.

hehe..he.. heeee..... ternyata kitab itu sekarang yang dibakar oleh CO.CC beserta kitab-kitab turunan yang dibuat oleh pengikut Ernas dengan label CO.CC. Ternyata Tuhan Ernas tidak mampu berbuat banyak oleh konspirasi Google dengan Co.CC

Hai... teryata Tuhan Ernas berusaha mencari akal agar hambanya tidak mati kelaparan dalam lembah yang menyesatkan. Sekarang dibuat kitab duplikat dengan cara membangun label baru Blogernasmaya.blogspot.com. Ernas telah membuat hukum alam untuk dirinya sendiri, karena dia secara tidak langsung mengakui adanya tuhan lain yang lebih berkuasa dan akhirnya dia bukan bosan tapi takut menjadi tuhan.

Hei para pengikut Ernas, Tuhan bukanlah ciptaan, karena tuhan tidak pernah ada untuk diciptakan. Disebut tuhan karena dia sebagai pencipta dan penguasa, karena dia tidak sama dengan apapun yang pernah ada. Oleh karena itu tuhan itu tak pernah ada. Yang ada adalah keimanan terhadap adanya Tuhan. haa'''ha. kalau begitu percayakah anda kalau ernas pernah jadi tuhan? walaupun dia nagaku bosan jadi tuhan.


Hi..hi..., haa.ha.ha.....

Rabu, 13 Juli 2011

Ernas sok jadi Tuhan, Tuhan Tak Pernah Bosan

Hari ini facebook saya mendapat kiriman dari Dr Erianto Anas bukan prof. Erianto Anas. Maaf pada penggemar Ernas, saya sedikit menurunkan status Ernas dari Prof menjadi Dr karena Ernas belum mampu melawan kehebatan CO.CC. Ha ha..............

Saya kaget entri Ernas hari ini dengan judul Penyebab Saya Bosan Menjadi Tuhan. ERrnas berkeluh kesah, ernas muak, ernas putus asa setelah mengaku menjadi tuhan untuk sekian lama. Ernas mulai ketakutan namanya sering dicatut oleh hantu-hantu yang dibuat oleh tuhan ernas sendiri. Ernas semasa menjadi tuhan mengangap hambanya telah menjadi primitif. Wah..wah.... Ini adalah kegagalan kedua Ernas nagku jadi tuhan. masa iya Ernas yang membuat nafsu, Ernas yang membangun birahi pada semua hambanya sehingga ada hambanya yang ingin jadi nabi seperti Traktor L CO.CC, bahkan ada juga hambanya yang ingin menjadi ratu seperti Ester dan tentu juga banyak hambanya yang hanya pasrah menjadi umat melalui blogernas forum dan blogernas. Setiap hari selalu membaca kitab yang dibangun oleh Ernas sang tuhan.

hehe..he.. heeee..... ternyata kitab itu sekarang yang dibakar oleh CO.CC beserta kitab-kitab turunan yang dibuat oleh pengikut Ernas dengan label CO.CC. Ternyata Tuhan Ernas tidak mampu berbuat banyak oleh konspirasi Google dengan Co.CC

Hai... teryata Tuhan Ernas berusaha mencari akal agar hambanya tidak mati kelaparan.

Sabtu, 09 Juli 2011

Kemampuan menggambar Alumni SMKN 1 Ampek Angkek masih lemah

Selasa tanggal 28 Juni 2011, sekitar 10 orang alumni SMKN 1 Ampek Angkek mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru UNP Padang melalui jalur prestasi. Salah satu seleksi penerimaan mahasiswa tersebut untuk program studi DKV dan Seni Rupa adalah test keterampilan menggambar. Tema yang diberikan oleh pihak panitia seleksi adalah Suasana Hari Kelulusan Sekolah,dan peserta bebas mengekspresikannya menjadi gambar/ilustrasi dengan berbagai media pada kertas ukuran A3.

Dari sekitar 60 orang peserta seleksi, rombongan SMKN 1 Ampek Angkek termasuk rombongan besar yang mengikuti seleksi tersebut. Dari dua program studi yang diikuti siswa SMKN 1 Ampek Angkek, khusus untuk jurusan DKV yang diikuti oleh lima orang peserta (dari jurusan Multimedia) tidak satupun yang berhasil. Sedangkan untuk jurusan Seni Rupa meloloskan 3 orang dari jurusan Kriya Kayu.

Berdasarkan pengamatan dan hasil seleksi di kampus Seni Rupa UNP, penyebab utama kegagalan siswa SMKN 1 Ampek Angkek untuk menuntut ilmu pada program studi DKV yang merupakan jurusan baru tersebut adalah kemampuan menggambar siswa. Sebagai salah satu jurusan baru yang sedang diburu peminat, terjadi persaingan yang ketat dengan alumni dari berbagai SMK (khusus kelompok seni)dari Sumatera bagian tengah dan SMU umum yang punya bakat khusus dalam bidang menggambar. Banyaknya peminat yang mendaftar melalui jalur prestasi tersebut pihak panitia benar-benar memilih peserta dengan kemampuan lebih dari yang lainnya, mengingat untuk jalur prestasi peluang yang tersedia juga sangat terbatas.

Dari hasil karya gambar yang dihasilkan terlihat jelas bahwa alumni SMKN 1 Ampek Angkek masih sangat lemah dalam menuangkan ide menjadi gambar seperti gambar ilustrasi hari kelulusan sekolah. Siswa sangat kesulitan untuk menggambar anatomi manusia dalam bentuk proporsional, ekspresi(mimik) dan gerak. Disamping objek manusia (objek bergerak) kelemahan lain yang menonjol adalah penguasaan komposisi atau bidang gambar, perspektif dan penggunaan media gambar berwarna. Sehingga hasil akhir dari karya seleksi untuk program studi DKV, alumni SMKN 1 Ampek Angkek masih sulit bersaing dengan Sekolah lainnya atau belum mampu memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh panitia seleksi.

Untuk program Studi Seni Rupa, persaingaan meluluskan 3 orang siswa SMKN 1 Ampek Angkek. Hasil yang dicapai tersebut tentu belum maksimal, mengingat priode sebelumnya SMKN 1 Ampek Angkek berhasil menempatkan sepuluh orang alumninya. Keberhasilan tersebut merupakan sebuah apresiasi dari Jurusan Seni Rupa atas prestasi yang telah ditorehkan oleh alumni sebelumnya yang mampu berprestasi den gan baik. Sesuai keterangan yang diberikan salah seorang dosen senior jurusan Seni Rupa Drs Eswendi HS, M.Pd, Untuk jurussan Seni Rupa dan Kriya kami sangat percaya dengan kemampuan mahasiswa alumni SMKN 1 Ampek Angkek. Mungkin kemampuan menggambarnya masih kurang tetapi prestasi dalam bidang kriya sangat membantu mereka untuk lulus di Program studi Seni Rupa.

Sebagai salah satu Perguruan tinggi Negeri terkemuka di Sumatera Barat, UNP tentu diburu oleh banyak peminat. Khusus untuk jurusan seni kriya SMKN 1 Ampek Angkek (Kria Tekstil dan Kria Kayu) merupakan sebuah peluang yang telah dibuka oleh alumni sebelumnya untuk dapat menimba ilmu diperguruan tinggi negeri seperti UNP dengan kepercayaan oleh program studi Seni Rupa UNP seperti yang diungkapkan oleh Drs Eswendi HS, M.Pd tersebut. Hal tersebut bukan berarti kemampuan menggambar untuk jurusan seni kriya di SMKN 1 Ampek Angkek telah lebih baik.(bloparia)
Selasa tanggal 28 Juni 2011, sekitar 10 orang alumni SMKN 1 Ampek Angkek mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru UNP Padang melalui jalur prestasi. Salah satu seleksi penerimaan mahasiswa tersebut untuk program studi DKV dan Seni Rupa adalah test keterampilan menggambar. Tema yang diberikan oleh pihak panitia seleksi adalah Suasana Hari Kelulusan Sekolah,dan peserta bebas mengekspresikannya menjadi gambar/ilustrasi dengan berbagai media pada kertas ukuran A3.

Dari sekitar 60 orang peserta seleksi, rombongan SMKN 1 Ampek Angkek termasuk rombongan besar yang mengikuti seleksi tersebut. Dari dua program studi yang diikuti siswa SMKN 1 Ampek Angkek, khusus untuk jurusan DKV yang diikuti oleh lima orang peserta (dari jurusan Multimedia) tidak satupun yang berhasil. Sedangkan untuk jurusan Seni Rupa meloloskan 3 orang dari jurusan Kriya Kayu.

Berdasarkan pengamatan dan hasil seleksi di kampus Seni Rupa UNP, penyebab utama kegagalan siswa SMKN 1 Ampek Angkek untuk menuntut ilmu pada program studi DKV yang merupakan jurusan baru tersebut adalah kemampuan menggambar siswa. Sebagai salah satu jurusan baru yang sedang diburu peminat, terjadi persaingan yang ketat dengan alumni dari berbagai SMK (khusus kelompok seni)dari Sumatera bagian tengah dan SMU umum yang punya bakat khusus dalam bidang menggambar. Banyaknya peminat yang mendaftar melalui jalur prestasi tersebut pihak panitia benar-benar memilih peserta dengan kemampuan lebih dari yang lainnya, mengingat untuk jalur prestasi peluang yang tersedia juga sangat terbatas.

Dari hasil karya gambar yang dihasilkan terlihat jelas bahwa alumni SMKN 1 Ampek Angkek masih sangat lemah dalam menuangkan ide menjadi gambar seperti gambar ilustrasi hari kelulusan sekolah. Siswa sangat kesulitan untuk menggambar anatomi manusia dalam bentuk proporsional, ekspresi(mimik) dan gerak. Disamping objek manusia (objek bergerak) kelemahan lain yang menonjol adalah penguasaan komposisi atau bidang gambar, perspektif dan penggunaan media gambar berwarna. Sehingga hasil akhir dari karya seleksi untuk program studi DKV, alumni SMKN 1 Ampek Angkek masih sulit bersaing dengan Sekolah lainnya atau belum mampu memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh panitia seleksi.

Untuk program Studi Seni Rupa, persaingaan meluluskan 3 orang siswa SMKN 1 Ampek Angkek. Hasil yang dicapai tersebut tentu belum maksimal, mengingat priode sebelumnya SMKN 1 Ampek Angkek berhasil menempatkan sepuluh orang alumninya. Keberhasilan tersebut merupakan sebuah apresiasi dari Jurusan Seni Rupa atas prestasi yang telah ditorehkan oleh alumni sebelumnya yang mampu berprestasi den gan baik. Sesuai keterangan yang diberikan salah seorang dosen senior jurusan Seni Rupa Drs Eswendi HS, M.Pd, Untuk jurussan Seni Rupa dan Kriya kami sangat percaya dengan kemampuan mahasiswa alumni SMKN 1 Ampek Angkek. Mungkin kemampuan menggambarnya masih kurang tetapi prestasi dalam bidang kriya sangat membantu mereka untuk lulus di Program studi Seni Rupa.

Sebagai salah satu Perguruan tinggi Negeri terkemuka di Sumatera Barat, UNP tentu diburu oleh banyak peminat. Khusus untuk jurusan seni kriya SMKN 1 Ampek Angkek (Kria Tekstil dan Kria Kayu) merupakan sebuah peluang yang telah dibuka oleh alumni sebelumnya untuk dapat menimba ilmu diperguruan tinggi negeri seperti UNP dengan kepercayaan oleh program studi Seni Rupa UNP seperti yang diungkapkan oleh Drs Eswendi HS, M.Pd tersebut. Hal tersebut bukan berarti kemampuan menggambar untuk jurusan seni kriya di SMKN 1 Ampek Angkek telah lebih baik.(Bloparia)

Rabu, 01 Juni 2011

Traktor sang pengekor Erianto Anas

Melihat tulisan yang terpanas dan terpopuler di Blogernas Forum, hampir setiap hari didominasi oleh sebuah nama yaitu Traktor lubis. Awalnya sih saya salut juga, kok bisa masuk terpopuler terus.
Tapi kemudian setelah saya lihat dan baca, mulai dari gaya judul dan dan pemilihan tema, saya pikir tak sepopuler sensasi judulnya. Ah....Nantilah kita memahami bagaimana traktor mengutak atik trik-trik untuk membuat tulisannya tampil paling depan tersebut, semisal menshare sendiri atau .......trik lain-lainnya.
Soal kerajinan traktor emang rajin deh, pantas tulisannya dari jumlah judul emang banyak. Tetapi apakah banyak menunjukkan kualitas ? belum tentu. Traktor ternyata meniru total apa yang dilakukan Erianto Anas. Erianto Anas sesekali mengerjain pengunjung dengan trik komunikasi massa, yaitu menarik pengunjung dengan membuat sensasi supaya orang tidak selalu tegang dengan suguhan teori filsafatnya, tetapi dari Ernas ada yang bernasnya juga. Tetapi bloger yang satu ini kelihatan sangat mengekor gayanya Ernas tetapi tidak dengan isi yang wah. Nah yang paling aneh adalah ternyata judul dan tema yang disajikan hampir selalu berbau sex dan ajaran setan (mengajak ke arah kesesatan beragama). Saya pernah mengkritik tulisannya yang saya beri judul hati-hati... lubisisme ajaran setan (lubisisme maksudnya adalah traktorisme).. he..he.. dengan gaya yang meledak-ledak traktor bilang bloparia tolol...ha..ha.......

Sampai saat ini, traktor tak bisa lepas dari judul sex dan Tuhannya yang setan, mbok sesekali tulis yang seriuslah jangan hanya sekedar mengumbar judul (supaya jangan hanya sekedar judul yang ribuan). Sorry blog traktor lubis emang tuhannya traktor, tetapi bolggernas forum untuk banyak orang. Bukan ngiri tapi suguhan yang berisinya mana. sesekali coba dong jelaskan keyakinnanya atau cara pandang lubis tentang Tuhan? atau memang traktorisme itu adalah ajaran setan? Biiarlah Traktor yang menjawab dengan tulisan yang berbobot dan beralasan, dan biar tidak mengekor terus pada Ketenaran Ernas

Foto Melinda Dee sebelum dan sesudah Operasi

 



Payudara Melinda Dee kena Kanker karena di Pegang.........?

Jakarta Fun Lawyer Club akhirnya membuka banyak informasi yang jarang diakses media cetak. Informasi tersebut bisa saja akurat atau merupakan sebuah spekulasi alias isu belaka saja. Bayangkan seorang Permadi salah seorang mantan anggota DPR RI periode 1999 sampai 2008 membuka borok yang tersembunyi di gedung parlemen selama ini.

Anehnya tidak banyak yang heran dan terkesan dengan pengakuan Permadi tersebut, sekalipun Permadi menjelaskan mulai dari skandal pengaturan anggaran,kongkalingkong dan korupsi terstruktur dalam badan legislatif yang katanya bukanlah perwakilan rakyat tepai perwakilan partai. WAH, nyatanya skenario korupsi untuk mengerus hak rakyat itu juga dilakukan bersama dengan lembaga eksekutif bangsa yaitu pemerintah. ha..haaa.... sungguhpun beritanya mengejutkan seperti itu tetap saja tidak membuat orang heran mendengarkanya. Tapi justru yang membuat orang terkejut adalah apa yang dijelaskan Permadi tentang seorang ratu pembobol BANK yaitu Melinda Dee.

Awalnya Permadi menjelaskan tentang kasus pelarian para koruptor keluar negeri sebelum sempat di periksa. Memang banyak sih orang yang disangka koruptor dari Indonesia bersenang-senang di Singapura, Bangkok bahkan Belanda dan nagara lainnya. Menurut Permadi setidaknya ada beberapa sebab makanya koruptor leluasa lari ke luar negeri. Pertama karena koruptor dekat atau bersahabat dengan penguasa, kedua karena penguasa senang disogok, ketiga penguasa juga ikut bersama korupsi, dan keempat mungkin pernah mendapat servis dari koruptor. Nah pendek cerita pembicaraan melenceng pada Melinda Dee sang Lady Koruptor yang dikabarkankan kenan kanker payudara. Dengan santainya atau mau berguyon Permadi mengatakan bahwa mungkin payudara Melinda Dee kena kanker karena sering mendapat remasan banyak pejabat, bahkan permadi mengutip cerita juga katanya Melinda dekat dengan para petinggi Polisi. Jangan-jangan petinggi polisilah yang ikut andil dalam peremasan payudara yang berdampak kanker tersebut. ha..ha.. kalau benar ternyata dengan payudara besar ditambah wajah cantik anda sudah punya modal untuk ikut membangun jaringan korupsi, pantas aja banyak yang berusaha menyuntik payu dara agar kelihatan besar.

Eh... ingat ndak karena melihat ada payudaranya seorang, laki-laki menikahi laki-laki juga. Emang sih tidak hanya pejabat kita-kita yang normal jugaaja yang ngeres lihat payudara yang wah itu. Jadi menurut saya perlu juga DPR buat undang-undang tentang ukuran payudara standar untuk orang Indonesia dari pada tidak ada kerjaan. Nah kalau buat undang-undang tentang payudarakan bisa studi banding ke eropah seperti Prancis dan juga Amerika sana. Sekalian cari tahu gimana rasanya, mumpung masih jadi anggota DPR dari sekedar lihat melalui Handphone, malu-maluin.......